oleh

KBRI Bern Gelar Webinar Kosmetik Halal

Bern, Swiss – Sebagai bagian dari kegiatan pembinaan masyarakat di bulan Ramadan, KBRI Bern mengadakan webinar spesial Ramadan bertema ‘Kosmetik Halal‘ (25/04/2021).

Webinar ini menghadirkan Dewi Rijah Sari, Tim Ahli dari Asosiasi Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (PERKOSMI) dan Agam Wandowo, perwakilan dari perusahaan kosmetik halal Swiss, ananné AG.

Hampir seratus orang masyarakat dan diaspora Indonesia di Swiss dengan antusias mengikuti webinar tersebut.

Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad mengimbau masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein yang menjalankan ibadah puasa untuk tetap semangat beribadah di bulan Ramadan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga  Indah Dinarsiani Mengabdi Menjadi ASN Selama 26 Tahun

Dalam kesempatan tersebut, Muliaman juga mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksin Covid-19 yang kini secara bertahap dilakukan di Swiss dan Liechtenstein.

Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengetahui kriteria, persyaratan, dan prosedur kosmetik halal serta mengetahui proses sertifikasi kosmetik halal baik di Indonesia maupun di Swiss.

Tidak hanya itu, webinar ini juga bermanfaat untuk menambah wawasan terkait pentingnya kosmetik halal, bukan hanya bagi kaum perempuan tetapi juga kaum pria.

Baca Juga  Banjir Melanda Delapan Kecamatan di Manado

Tingginya minat peserta terlihat dari antusiasme sesi tanya jawab yang secara khusus menanyakan tips menggunakan kosmetik halal selama berada jauh dari Indonesia.

Webinar ini juga mengundang perusahaan kosmetik asal Swiss, ananné AG, salah satu dari sedikit perusahaan Swiss yang sudah memiliki sertifikasi halal.

Apabila selama ini masyarakat Indonesia sedikit kesulitan mencari kosmetik halal di Swiss, maka kini sudah ada beberapa perusahaan Swiss yang bersertifikat halal.

Baca Juga  Wujud Solidaritas Kedua Negara Hadapi COVID-19

Ramadan kedua kali di tengah pandemi tentu tidak menyurutkan semangat KBRI Bern untuk tetap mengadakan webinar bersama masyarakat dan diaspora Indonesia.

“Ini merupakan salah satu kegiatan yang produktif dan bermanfaat selagi ngabuburit, apalagi waktu berbuka puasa di Swiss sudah larut malam. Selanjutnya, KBRI akan selenggarakan sekali lagi dengan topik perencanaan keuangan khusus untuk keluarga”, jelas Muliaman. (*/cr2)

News Feed